Home » ensiklopedia » Transportasi » Bandara Blimbingsari Dan Penghargaan Dunia

Bandara Blimbingsari Dan Penghargaan Dunia

Fandi Winata Maret 26, 2023

Edukasi | Bandara Internasional Banyuwangi yang lebih populer dengan Bandara Blimbingsari dalam Aga Khan Awards for Architecture (AKAA) 2022. Masuk daftar 20 karya Asiktektur Bangunan terbaik Dunia

Bandara Internasional Banyuwangi memperoleh penghargaan untuk kategori Green Airport – Unique Design setelah bersaing dengan 20 karya arsitektur dari 16 negara.

Penghargaan yang berlangsung 3 tahun sekali ini. Bandara Blimbingsari berhasil mengungguli beberapa negara. Seperti Flying Saucer Rehabilitation (Uni Emirat Arab), Wafra Wind Tower (Kuwait), Tulkarm Courthouse (Palestina) dan Le Jardin d’Afrique (Tunisia). 

Penghargaan yang berlangsung semenjak 1978. Dan memiliki tujuan mengapresiasi bangunan arsitektur di seluruh dunia yang mengedepankan aspek peningkatan kualitas lingkungan, konservasi, dan aspirasi budaya.

Bandara Internasional Banyuwangi mengusung Desain dan konsep eco-green yang menjadi ide rancangan sang arsitek dalam membangun bandara tersebut.

Bandara yang terletak di Desa Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Mempunyai landasan pacu sepanjang 2.500 meter dan lebar 45 meter. Interior di dalam bandara ini di dominasi furnitur kayu berwarna cokelat tua. Yang konon berasal dari kayu bekas pakai (Daur Ulang).

Uniknya, bangunan Bandara yang terbuat dari kayu itu mengadopsi tradisi rumah adat suku Using, yang merupakan suku asli Banyuwangi. Atap bangunan Bandara Blimbingsari di beri tanaman rumput Jepang sehingga seluruhnya berwarna hijau. (memakai konsep Eco-Green)

Pemandangan itu serasi dengan sawah yang terbentang hijau yang mengelilingi area bandara. Di dalam maupun di luar terminal di bangun taman hijau agar suhu ruangan tetap sejuk.

Lalu ada konservasi air dan sunroof untuk pencahayaan alami Bandara Internasional Banyuwangi saat siang hari. Bandara ini juga meminimalisasi penggunaan air conditioner (AC) dengan memanfaatkan sirkulasi udara secara alami. Dengan keunikan yang di miliki, Bandara Internasional Banyuwangi di harapkan bisa menjadi destinasi wisata populer di Jawa Timur.

Kearifan lokal juga menjadi hal yang dikedepankan bandara ini. Hal tersebut yang menjadi Ontentik atau pembenda dari bandara-bandara megah di negara lain.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait